Atraksi Jaran Kencak
Lumajang harus bangga, karena kesenian jaran kencak ini masih ada. Bahkan, di beberapa Desa seperti Klakah, Ranuyoso, Kalipepe, Kedungrejo, Yosowilangun dan sejumlah desa lainnya, Jaran Kencak masih menjadi pertunjukkan yang sangat diminati masyarakat.Kesenian yang menggunakan kuda sebagai hiburan. Untuk bisa tampil
atraktif kuda-kuda ini dilatih khusus untuk melakukan gerakan tarian,
berputar-putar sambil mengangkat kedua kakinya.
Tinggal menunggu perintah saja, jaran- jaran ini sudah berkencak-kencak.
Perunjukan jaran kencak ini biasanya juga berfungsi sebagai tradisi pelepasan nadzar bagi seseorang dengan tata cara dan perilaku secara turun Temurun. Sedangkan, alat musik yang digunakan diklasifikasikan menjadi dua yaitu seperangkat gamelan Jawa yang digunakan saat berada di stage/ arena dan seperangkat Gamelan Kenang Telo (Madura) yang digunakan saat pembukaan dan arak-arakan. Irama atau lagu yang dimainkan adalah Gending Madura seperti Sarka'an, Giro Seronen, Loro-loro, dan lain sebagainya.
Majakah KIRANA Edisi 2011 Hal.20


Komentar
Posting Komentar